hello

hello
Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Sailor Symbol
Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer
RSS

Tugas KK15 (Membuat Desain Sistem Keamanan Jaringan) SMK AS-SYUKRON Limbangan





JENIS - JENIS SERANGAN JARINGAN

Keamanan jaringan komputer sebagai bagian dari sebuah sistem informasi adalah sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin keterrsediaan layanan begi penggunanya. Sistem harus dilindungi dari segala macam serangan dan usaha-usaha penyusupan atau pemindaian oleh pihak yang tidak berhak.
Komputer yang terhubung ke jaringan mengalami ancaman keamanan yang lebih besar daripada host yang tidak terhubung kemana-mana. Dengan mengendalikan network security, resiko tersebut dapat dikurangi. Namun network security biasanya bertentangan dengan network acces, karena bila network acces semakin mudah, network security makin rawan. Bila network security makin baik, network acces semakin tidak nyaman. Suatu jaringan didesain sebagai komunikasi data highway dengan tujuan meningkatkan akses ke sistem komputer, sementara keamanan didesain untuk mengontrol akses. Penyediaan network security adalah sebagai aksi penyeimbang antara open acces dengan security.
Sebelum menjabarakan beberapa serangan yang biasanya terjadi pada jaringna komputer, adapun fungsi dari keaman jaringan komputer adalah :

  • Mencegah kekacauan data pada suatu instansi keuangan (bank)
  • Mengantisipasi ketidak akurat struktur atau data suatu perusahaan
  • Dan juga sebagai pengontrol suatu system (mencegah penyadapan, cardding)


a.  stream attack 

       Pengertian stream attack

Stream Attack (serangan aliran) yaitu serangan terjadi saat banyak jumlah paket yang besar dikirim menuju ke port pada system korban menggunakan sumber nomor yang random (acak)  
Ada yang menggolongkan sebagai DoS.

 
Pada dasarnya, menurut jenisnya, serangan terhadap suatu data dalam suatu jaringan dapat dikategorikan menjadi 2



Serangan Pasif (Passive Attacks).

Serangan pasif adalah serangan pada sistem autentikasi yang tidak menyisipkan data pada aliran data (data stream), tetapi hanya mengamati atau memonitor pengiriman informasi ke tujuan. Informasi ini dapat digunakan di lain waktu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Serangan pasif yang mengambil satu unit data dan kemudian menggunakannya untuk memasuki sesi autentikasi dengan berpura-pura menjadi user autentik/asli disebut dengan reply attack. Serangan pasif ini sulit untuk dideteksi karena penyerang tidak melakukan perubahan data. Oleh sebab itu untuk mengatasi serangan pasif ini lebih ditekankan pada pencegahan dari pada pendeteksiannya 

Serangan Aktif (Active Attack).

Serangan aktif adalah serangan yang mencoba memodifikasi data, mencoba mendapatkan autentikasi, atau mendapatkan autentikasi dengan mengirimkan paket-paket data yang salah ke data stream atau dengan memodifikasi paket-paket yang melewati data stream. Kebalikkan dari serangan pasif, serangan aktif sulit untuk dicegah karena untuk melakukannya dibutuhkan perlindungan fisik untuk semua fasilitas komunikasi dan jalur-jalurnya setiap saat





b.  SPOOFING

Spoofing adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh akses atau informasi yang tidak sah dimana penyerang berhubungan dengan pengguna, dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya. Contoh yang pernah terjadi adalah sebuah WEB yang dibuat mirip dengan web BCA. Orang yang tertipu akan mengetikkan nama dan passwordnya dan nama serta password tersebut direkam oleh server penipu tersebut. Selain itu juga web spoofing dapat dilakukan dengan menjadi proxy server bagi user dalam berinternet. Proxy server membuat identitas user tidak akan dikenali oleh situs yang dikunjungi tapi hanya dikenali oleh proxy server.
c.   Trojan Horse

 
Serangan Trojan horse dirancang untuk mencapai berbagai tujuan, tetapi biasanya tujuan jahat seperti mencuri data atau menyebar kekacauan. Biasa di pancing dengan menggunkan data yang diganti atau dimanipulasi menjadi aplikasi maupun gambar yang menarik. Misalnya, saat Trojan horse menginfeksi komputer, dia akan berusaha mengirim data penting seperti nomer kartu kredit ke pembuatnya. Akibat paling sering dari serangan Trojan horse adalah melambatnya komputer atau turunnya kecepatan koneksi internet anda.
Serangan Trojan horse dirancang untuk mencapai berbagai tujuan, tetapi biasanya tujuan jahat seperti mencuri data atau menyebar kekacauan. Biasa di pancing dengan menggunkan data yang diganti atau dimanipulasi menjadi aplikasi maupun gambar yang menarik. Misalnya, saat Trojan horse menginfeksi komputer, dia akan berusaha mengirim data penting seperti nomer kartu kredit ke pembuatnya. Akibat paling sering dari serangan Trojan horse adalah melambatnya komputer atau turunnya kecepatan koneksi internet anda.
Sejarah Trojan Horse
Trojan horse merupakan patung kuda kayu besar yang diberikan sebagai hadiah kepada kota Troya oleh orang Yunani. Di dalam patung tersebut bersembunyi tentara Yunani yang kemudian mengalahkan pasukan Troya setelah patung kuda tersebut dibawa masuk melewati gerbang kota. Dalam istilah komputasi, Trojan horse mengacu pada program berbahaya yang muncul menyamar sebagai sesuatu yang tidak berbahaya, seperti file musik atau video.
 Jenis-Jenis Trojan 
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
  • Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
  • Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
  • Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
  • DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
  • Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
  • Cookies Stuffing, ini adalah script yang termasuk dalam metode blackhat, gunanya untuk membajak tracking code penjualan suatu produk, sehingga komisi penjualan diterima oleh pemasang cookies stuffing, bukan oleh orang yang terlebih dahulu mereferensikan penjualan produk tersebut di internet

d.  SQL Injection
Direct Injection SQL Command adalah teknik di mana seorang penyerang menciptakan atau mengubah perintah SQL yang ada untuk mengekspos data yang disembunyikan, atau menimpa yang berharga, atau bahkan untuk menjalankan perintah sistem tingkat yang berbahaya pada database host. Hal ini dilakukan oleh aplikasi mengambil input pengguna dan menggabungkan dengan parameter statis untuk membangun sebuah query SQL.
e.  Sniffer
device penyadapan komunikasi jaringan komputer dengan memanfaatkan mode premicious pada ethernet. Fungsi sniffer bagi pengelola bisa untuk pemeliharaan jaringan, bagi orang luar bisa untuk menjebol sistem.Cara paling mudah untuk mengantisipasi Sniffer adalah menggunakan aplikasi yang secure, misal : ssh, ssl, secureftp dan lain-lain. Tujuan dilakukan sniffing :
1. Troubleshooting
2. Keamanan
3. Monitor jaringan / network analyzer
4. Cracking (menjebol sistem)
5. Maintenance (pemeliharaan jaringan)

f.      Ddos (Distributed Denial of Service) 
sebuah metode serangan yang bertujuan untuk menghabiskan sumber daya sebuah peralatan jaringan komputer sehingga layanan jaringan komputer menjadi terganggu (pematian pada sysytem).
Contoh serangan Ddos adalah jika hacker tsb ingin menyerang Host B maka ia harus menggunakan komputer A sebagai alat untuk membingungkan korban, dalam tracking si penyerang menggunakan komputer A sebagai alat untuk membingungkan korban dalam tracking si penyerang. Dan host A harus mempunyai trust relationship ke host B.


g.  PHP Injection
adalah sebuah aplikasi tingkat kerentanan yang memungkinkan penyerang untuk melakukan berbagai jenis serangan berbahaya, seperti Injection Code, SQL Injection, Jalan Traversal dan Aplikasi Denial of Service. Kerentanan terjadi ketika pengguna disediakan input yang tidak bena. Salah satu command yang sering dipergunakan dalam aksi 'php injection' adalah 'ls -al' untuk melihat isi direktori.
h.  Script Kiddies
Ini biasanya dibuat oleh anak - anak yang lagi masa pertumbuhan, jadi rasa ingin tahunya lebih besar. Dan script hasil dari belajar system ataupun pemograman. Jadi dapat dikatakan sebagai orang yang menemukan celah system/program dari script" mereka, mereka juga disebut reader dalam suatu kelompok underground.

Senjata Yang Di Gunakan Script Kiddies

Di Zaman ini apa pun sangat mudah di temukan di internet, 
sama juga dengan senjata andalan Script Kiddie. Banyak sekali 
tools yang bisa di download di internet dan dapat di gunakan 
dengan mudah walau pun digunakan orang awam sekali pun seperti 
saya ini.

Satu yang sangat sederhana yaitu dengan cara menscan 
IP/web untuk mencari kelemahan sistem yang dapat di serang 
dengan mudah, untuk menjadi Seorang script kiddie. Seseorang 
tidak usah kerja hingga larut malam karena banyak tools yang 
bekerja secara otomatis jadi bisa kita tinggal beraktivitas dan 
kita tinggal menunggu hasil scan dari sebuah tool.

i.      Spam
Spam sebenarnya tidak berbahaya, selama tidak ditumpangi oleh virus atau file berbahaya lain. Serangan yang datang melalui email ini umumnya digunakan untuk menyebarkan informasi produk dan kegiatan bisnis. Hanya saja jika terlampau banyak, hal ini akan mengganggu lalu lintas email.
j.       Worm
Worm merupakan sebuah program komputer kecil yang bisa menyebar tanpa harus menumpang pada file tertentu (independen). Media penyebarannya melalui jaringan, baik lokal maupun internet. Beberapa worm dibuat untuk melumpuhkan jaringan, tapi ada juga yang dibuat untuk mengambil data dan menghapus file.


k.   RootKit

Rootkit pada awalnya bukan sebuah program yang berbahaya, karena diciptakan untuk melindungi hak paten bagi produk hiburan digital seperti CD Audio dan DVD. Hanya saja seiring berjalannya waktu, rootkit disalahgunakan pihak tertentu untuk meraup keuntungan. Rootkit yang sudah dimodifikasi bisa masuk kedalam sistem operasi dengan hak akses administrator. Akibatnya, pemilik rootkit memiliki kontrol penuh terhadap komputer korbannya. Bahayanya lagi, rootkit ini dapat menyamar sebagai modul, driver, atau bagian lain dalam sistem operasi. Rootkit bisa bekerja dihampir semua jenis sistem operasi mulai dari Microsoft Windows, Linux, MacOS, dan Solaris.

l.      Man-in-The-Middle (MITM) Attack

Serangan ini sering terjadi pada pengguna internet yang tidak mengamankan jalur komunikasinya saat mengirim data penting. Sesuai namanya Man-in-The-Middle merupakan serangan dengan cara "mendengarkan" data yang lewat saat 2 terminal sedang melakukan komunikasi. Celakanya lagi kedua terminal tadi tidak menyadari adanya pihak ketiga ditengah jalur komunikasi mereka.
Dari beberapa jenis serangan diatas, dapat dikatakan bahwa serangan saat ini hampir semuanya menggunakan jaringan sebagai media kerjanya. Dengan kata lain, jika kita adalah seorang yang intens menggunakan jaringan maka sekarang saatnya mengamankan sistem komputer. Jika kita pengguna Windows, manfaatkan semaksimal mungkin semua fasilitas keamanan yang disediakan, antara lain : windows defender, anti-spam pada windows mail, anti-phising, windows firewall, dan network access protection (NAP). Sedangkan jika kita pengguna linux, tips berikut akan cukup membantu, diantaranya : amankan modus single user, matikan layanan (service) yang tidak digunakan, aktifkan firewall, aktifkan SELinuk, dan selalu update sistem

m.                       Ping Kematian (Ping of death)

Ping Kematian ( Ping of death disingkat POD) adalah jenis serangan pada komputer yang melibatkan pengiriman ping yang salah atau berbahaya ke komputer target. Sebuah ping biasanya berukuran 56 byte (atau 84 bytes ketika header IP dianggap). Dalam sejarahnya, banyak sistem komputer tidak bisa menangani paket ping lebih besar daripada ukuran maksimum paket IP, yaitu 65.535 byte. Mengirim ping dalam ukuran ini (65.535 byte) bisa mengakibatkan kerusakan (crash) pada komputer target.
Secara tradisional, sangat mudah untuk mengeksploitasi bug ini. Secara umum, mengirimkan paket 65.536 byte ping adalah illegal menurut protokol jaringan, tetapi sebuah paket semacam ini dapat dikirim jika paket tersebut sudah terpecah-pecah, Ketika komputer target menyusun paket yg sudah terpecah-pecah tersebut, sebuah buffer overflow mungkin dapat terjadi, dan ini yang sering menyebabkan sistem crash.
Eksploitasi pada kelemahan ini telah memengaruhi berbagai sistem, termasuk Unix, Linux, Mac, Windows, printer, dan router. Namun, kebanyakan sistem sejak 1997 - 1998 telah diperbaiki, sehingga sebagian besar bug ini telah menjadi sejarah.
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul jenis serangan ping yang berbeda yang telah menyebar luas, contohya membanjiri korban dengan ping (ping flooding), dengan membanjiri begitu banyak ping pada lalu lintas jaringan, yang mengakibatkan kegagalan normal ping mencapai sistem yg dituju (dasar serangan Denial of Service).

n.  Virus     

Berkat internet, virus bisa menyebar dan berkembang biak dengan kecepatan tinggi. jika dulu penyebaran virus masih dalam hitungan bulan, kini virus bisa menyebar hanya dalam hitungan jam. Selain melalui media internet, virus juga bisa menduplikasikan diri ke dalam perangkat media penyimpanan seperti CD, Flashdisk, ataupun Memori Card. Virus terdiri dari 3 jenis, yaitu file virus, partition virus, dan network virus. File dan partition virus adalah virus paling awal dibuat, sedangkan network virus dibuat dengan tujuan untuk melumpuhkan jaringan komputer.






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS